Rabu, 13 Januari 2016

Laporan Tugas LK.1 sampai dengan LK.5


Tugas LK 1

Tugas LK 2 dan 3

Tugas LK 3 *perbaikan

Tugas LK 4

Tugas LK 5



Laporan Produk Hiasan dari Limbah Bulu

  • Alat dan bahan :
  1. Bulu kemoceng warna-warni
  2. Kerajinan Tangan Bross
  3. Lem fox
  4. Gunting
  5. Tutup pulpen *untuk pengeleman
  •  Cara Pembuatan :
 
1. Langkah pertama dalam pembuatan kerajinan "Bross Bulu Bulu Cantik" yaitu dengan menyortir bulu bulu yang masih bagus dan cocok untuk ditempelkan diatas bross.

 
2.  Sehingga menjadi seperti gambar di atas.


3. Kemudian, lemlah bagian bross yang akan ditempeli dengan bulu warna warni dengan rata.

4. Hingga menjadi seperti gambar di atas, kemudian guntinglah bagian bulu yang tidak diinginkan agar menjadi lebih rapi dan berbentuk sesuai keinginan.

5. Setelah digunting sesuai keinginan kemudian, lakukan pengulangan seperti langkah langkah di atas sampai bross tertutup dengan bulu sesuai keinginan.


6. Setelah semua bulu tertempel sesuai keinginan, guntinglah bulu bulu tersebut agar lebih rapi dan sesuai keinginan kembali.


7. Kemudian langkah yang paling terakhir adalah finishing untuk memperindah hasil karya.
*bisa menggunakan manik manik dan juga glitter


8. Hasil kerajinan hiasan dari limbah bulu sudah selesai dan siap untuk dipakai sendiri atau dijual apabila ingin mendapatkan keuntungan, terimakasih.



Rabu, 23 September 2015

Produk Hiasan dari Limbah

A. Kerajinan Sebagai Bagian dari Industri Kreatif

Ø  Dunia telah melewati empat gelombang peradaban ekonomi.
1. Gelombang Ekonomi Pertanian, pada masa ini pertanian menjadi penggerak utama ekonomi.
2. Gelombang Ekonomi Industri dan yang menjadi motor penggeraknya adalah Produk industri massal.
3. Gelombang Ekonomi Informasi yang berawal dari inovasi di bidang teknologi informasi.
4. Gelombang Ekonomi Kreatif, Ide dan gagasan kreatif dapat memberikan solusi untuk keterbatasan fisik yang ada. Ide kreatif membuat ekonomi terus tumbuh.

Ø  Industri kreatif dikelompokkan menjadi 14 sub:
Arsitektur
- Desain
- Fashion
- Kerajinan
- Penerbitan
- Percetakan
- Televisi dan Radio
- Musik, film, Video dan fotografi
- Periklanan
- Layanan Komputer dan piranti lunak
- Pasar dan Barang seni
- Seni Perunjukan
- Riset dan pengembangan
- Permainan interaktif

B. Kewirausahaan Produk Kerajinan
   Hukum ekenomi menjelaskan hub ketersediaan barang dan permintaan pembeli. Jika suatu barang yang dibuat membutuhkan keterampilan yang tinggi dan membutuhkan proses yang lama akan menghasilkan jumlah produk yang terbatas (limited edition), maka itu dapat menyebabkan harga barang menjadi tinggi. Sebaliknya, jika jumlah barang yang dihasilkan besar dalam waktu yang singkat, maka akan menurunkan harga barang.
Sumber daya yang dikelola dalam wirausaha disebut 6M, yaitu Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja), dan Market (pasar).
-Man (manusia) mengelola SDM dengan cara pengelolaan ide- ide inovatif yang bermanfaat utk perkembangan produk dan maupun usaha secara umum.
-Money (uang) sebagai dana yang menjadi modal usaha dan juga perputaran uang seperti pengeluaran dan pemasukan dalam usaha.
-Material (bahan), Machine (peralatan), dan Method (cara kerja) terkait dengan proses produksi yang terjadi dalam usaha.
-Market (pasar) adalah sasaran dari produk yang dihasilkan oleh suatu usaha, dapat dikembangkan berdasarkan kebutuhan dan keinginan pasar.

C. Produk Kerajinan Hiasan dari Bahan Limbah
1. Jenis-jenis produk hiasan
     Produk kerajinan Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang. salah satu produk kerajinan yang dapat dikembangkan adalah produk hiasan. Produk hiasan dibagi menjadi 2:
1. Interior (di dalam rumah) : kursi, meja, bingkai, dll.
2. Exterior (diluar rumah)    : kincir angin, lampu taman, dll.
2. Produk Hiasan dan Nilai Estetik
      Produk hiasan adalah produk yg memiliki fungsi hias. Ada juga beberapa produk hiasan yang memiliki fungsi pakai juga. Contohnya bingkai foto yang memiliki fungsi hias dan fungsi pakai untuk memajang foto/gambar. Suatu barang ada yang memiliki nilai fungsional yang lebih tinggi dibandingkan nilai estetiknya seperti gelas minum yang kita pakai sehari-hari. Namun, ada juga gelas yang biasanya dipakai untuk acara khusus yang memiliki nilai estetik dan nilai fungsional yang cukup tinggi. Dan ada juga gelas yang biasa untuk pajangan atau hiasan yang memiliki nilai estetik yang lebih tinggi daripada nilai fungsional. Produk dapat disubut hiasan jika memiliki nilai estetik atau nilai keindahan. Setiap barang dapat dijadikian produk hiasan, termasuk bahan limbah.

D. Bahan Baku Limbah untuk Kerajinan
  1. Material dan Bentuk Limbah
      Limbah adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan.
-Berdasarkan wujudnya, limbah dibagi menjadi 3: limbah padat, cair, dan gas.
-Kegiatan yang menghasilkan limbah dapat dibedakan menjadi:
  1. Kegiatan di rumah tangga
  Contoh: kemasan makanan, kemasan bahan pembersih, alat rumah tangga yang sudah rusak, dan pakaian         bekas.
  2. Kegiatan di industri
 Contoh : pabrik garmen menghasilkan limbah berupa sisa potongan kain dan benang.
  2. Bahan Utama dan Bahan Pendukung
 Sebuah produk hiasan pada umumnya terdiri atas bahan utama dan bahan pendukung.
·         Bahan utama punya fungsi estetis
·         Bahan pendukungnya berfungsi untuk kontruksi
 Contoh: perhiasan kalung plastic limbah
 Bahan utama: plastiik limbah
 Bahan pendukung: benang atau kawat untuk menjalin plastic limbah tersebut.
  3. Bahan Baku Limbah di Lingkungan sekitar
Setiap daerah memiliki potensi sumber bahan baku limbah yang berbeda-beda.
Contoh: di pantai memiliki limbah kerang laut yang banyak, sedangkan daerah penghasil minyak kelapa memiliki limbah tempurung kepala yang banyak.
Ada jenis limbah yang terdapat di hampir setiap tempat di Indonesia.
Contoh: kulit dan bonggol jagung, daun kering, tulang dan kulit hewan, dan sampah plastik kemasan.